#YukBaca_Ed.2_1Mei2014

Cover Dua Sisi Umar buku copy

“Sosok Umar bin Khaththab itu unik. Pada dirinya terpancar dua sisi keteladanan. Ia pemimpin tapi merakyat. Ia ahli diplomasi tapi sangat menghormati hak orang lain. Ia tokoh zuhud yang membenci kemiskinan. Ia dikenal sangat berani tapi sering ditemukan menangis di keheningan malam. Ia sangat tegas tapi begitu lembut sehingga pendapatnya pernah dikalahkan hanya oleh usul seorang wanita tua.

Buku ini tak hanya bicara tentang Umar bin Khattab tapi juga para sahabat Rasulullah SAW yang lainnya. Kita akan belajar ketegasan dari sosok Abu Bakar ash-Shidiq dalam membasmi pembangkangan zakat dan nabi palsu. Kita juga akan bercermin kepada sosok Bilal bin Rabah yang merangkum banyak sisi keteladanan istiqamah, zuhud, ahli perang, dan rendah hati, bukan sekadar ‘Tukang Adzan’.

Ada juga teladan dari Abdullah bin Amr bin Ash. Selain sebagai ahli ibadah, putra sahabat Nabi SAW Amr bin Ash ini juga biasa menulis. Inilah yang membuatnya lebih dibanding Abu Hurairah. Semua kisah ‘lama’ itu dikaitkan dengan konteks kekinian sehingga Ia kembali menjadi ‘baru’.

Buku yang pernah best seller di Malaysia ini, kini berada di tangan anda.”

 

Diambil dari narasi di cover belakang Dua Sisi Umar Bin Khaththab, tanpa gubahan

Mudah-mudahan memotivasi untuk membaca.^^

 

#MuslimNegarawanCintaBaca

KammiMedsosUINjkt_#TransformasiOrganisasi

 

Show Your Feeling with Your Writing (Mahdiah Maimunah_Dept.Kemuslimahan) KONFERENSI Ed. APRIL

Writing = Show your Feel

semangat-menulis

Menulis adalah cara paling simple menyuarakan kepekaan hati. Kadang bagi sebagian besar penulis-seseorang yang suka menulis atau meluangkan waktunya menulis- menulis lebih nyaman untuk dilakukan daripada berbicara secara langsung. Tiada batas keseganan yang harus ditatap, tiada kalut yang menyergap karena tak sigap. Semuanya mengalir.

Ruang menulis menjadi kepuasan tersendiri para pelakonnya, karena dengan opini dan bukti yang membersamai tulisannya mampu membuka kebekuan pikiran, membuka kekerasan hati para pembaca. Show your feel yang dimaksud di sini bukan bentuk ekspresi emosional yang mengalir tanpa kematangan analisis. Tapi seperti ini: “Kalau saya tidak menulis, hanya saya sendiri yang tahu betapa peliknya masalah ini menguasai hajat hidup orang banyak. Kalau saya tidak menulis saya tidak bias membagi ide saya ke banyak orang. Kalau saya tidak menulis kebenaran ini bias jadi tak akan terungkap. Kalau saya tidak menulis, pembelajaran yang saya rasakan hanya bermanfaat buat saya sendiri.”

Bahkan uniknya, menulis bias menjadi sarana refleksi antar aktivis. Misalnya, dari tulisan yang diposting di ruang public, kita jadi tahu bahwa wawasan si A sudah sampai sejauh mana, seberapa dalam analisisnya, seberapa buat bukti referensi yang digunakannya. Sementara tulisan kita mungkin belum sesistematis yang lain atau bahkan kurang sebaik tulisan aktivis2 yang lain. Bahkan yang bias jadi membuat kita terpekur, mereka dengan kapasitas intelektualnya bias menghidupkan suasana kritis melalui tulisannya sementara kita belum berani menulis atau untuk membaca berbagai rujukan masih malas.

Dari tulisan ke tulisan: dari rajin-rajin membaca tulisan memudahkan kita menghasilkan tulisan juga. Bahkan tulisan yang kita buat tak relative jauh dari tulisan2 yang kit abaca. Ini juga yang semestinya jadi pelecut kita buat mengisi ruang2 kosong di memori otak kita: membaca berarti menambah suplemen tsaqafah dan keilmuan dan menulis jadi pengikatnya. Secara otomatis juga dengan budaya baca tulis –yang sewajarnya tak cukup semasa SD kita menjadi kenal istilah-istilah baru yang bias dibilang keren. Lucu saja jika semenjak kecil sampai saat ini kata-kata yang dikenal hanya bahasa ibu.

Terjun ke dunia mahasiswa, mengikuti berbagai organisasi dan aktif di dalamnya akhirnya membuat saya menyadari bahwa tulisan-tulisan yang luar biasa dimulai dari dorongan yang tak pernah putus untuk melakukan budaya ini. Ada yang menargetkan perharinya mampu menyelesaikan beberapa tulisan atau beberapa halaman, ada yang memiliki target mingguan dan variasi jangka target lainnya. Intinya ada keistiqamah dengan budaya tersebut. Saling sharing dan mengomentari juga menjadi hal penting dalam peningkatan kapasitas tulisan dan support yang menyenangkan. (cc: KAMMI Madani dengan GKM/Gerakan KAMMI Menulisnya).

Sebuah pelajaran penting bagi saya dan alasan penting mengapa budaya menulis harus tetap ada adalah tulisan itu guru yang tidak mengajari secara mutlak, teman yang mengingatkan dengan cair dan stimulus yang baik untuk memengaruhi kebekuan. Seperti kisah berbalas tulisan antara Soekarno dan Natsir. So, show your feel, show your ideas, show your dream, show your care with your writing.

#MedSos Menulis

(Sabtu, 5 April 2014)

sumber gambar: http://ahmadchan.files.wordpress.com/2014/03/e-book-semangat-menulis.jpg

Apel SIAGA PERDANA KAMMI Medsos (Lapangan Syahida Inn, 20 Maret 2014)

CAM00529

Apel siaga merupakan salah satu agenda dalam rangka penguatan frekwensi gerakan yang dilakukan di seluruh komisariat KAMMI. Agenda ini merupakan salah satu program kerja dari BPH dengan penanggung jawab yakni ketua KAMMI Medsos, Rakhmat Abdil Kholis (FISIP UIN Jakarta angkatan 2012). Selain mengadakan apel siaga, agenda Pensi (Penguatan Frekwesi) yang lain adalah Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit), syuro, dan agenda-agenda lain yang akan dilakukan rutin setiap bulannya.

Apel Siaga ini dumulai pukul 06.30 pagi dan terlambat sekitar 45 menit dari perencanaan. Pengurus ikhwan yang hadir adalah Firdaus (FKIK UIN Jakarta angkatan 2013) sedangkan yang akhwat yang hadir adalah Lilih (F.Psi UIN Jakarta angkatan 2012), Nusa (F.Psi UIN Jakarta angkatan 2012), Meisya (F.Psi UIN Jakarta angkatan 2012), Sri (F.Psi UIN Jakarta angkatan 2011), Popon (F.Psi UIN Jakarta angkatan 2011), Nadia (FKIK UIN Jakarta angkatan 2011), Miftah (FKIK UIN Jakarta angkatan 2012), dan ukhty Risi.

Apel siaga yang dikomandani oleh Rakhmat ini beragendakan:

1. Info kabar kader

2. KP membahas teknik lapangan untuk aksi pemilu dari KAMDA Tangsel.

3. KP membahas acara gabungan.

Apel siaga ini selesai pukul 7.30 WIB.Mudah-mudahan apel siaga ini menjadi evaluiasi untuk lebih ontime dalam semua agenda KAMMI.

Wassalamu’alaiykum warrahmatullahi wabarakatuh

Ketentuan Kepenulisan “TIGA PROGRAM TERBARU KP”

Assalamualaiykum warrahmatullahi wabarakatuh

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medsos memiliki sebuah program baru guna menggelorakan dakwah melalui media sosial …

tiga program terbaru KP

 

KETENTUAN KEPENULISAN:

 

1. YUK BACA

Tujuan: menggeliatkan minat baca kader KAMMI Medsos

Periode publish: kamis malam via FB, Twitter, Whatsapp, dll, (dapat ditambahkan media sosial lain sesuai kebutuhan) by admin

Tatacara: admin akan menuliskan secuplik kalimat dari sebuah buku yang recommended untuk dibaca via FB, Twitter, Whatsapp, dll

 

2. MIMBAR

Tujuan: memperluas khasanah keislaman kader KAMMI Medsos

Periode publish: sabtu malam via FB dan Blog (dapat ditambahkan media sosial lain sesuai kebutuhan) by perwakilan divisi

Tatacara: setiap divisi akan digilir untuk menulis seputar artikel islam. Maksimal penulisan konten : 2 lembar A4 font size 12 (judul font size 14) Times New Roman spasi 1,5 margins normal. Sertakan sumber. bentuk ARTKEL. Tema dan judul bebas.

 

3. KONFERENSI

Tujuan: menguak dan mengasah potensi menulis kader KAMMI Medsos

Periode publish: sabtu malam di awal bulan via FB dan Blog (dapat ditambahkan media sosial lain sesuai kebutuhan) by all kader

Tatacara: semua kader dapat mengirimkan ESSAY (karangan beropini) dengan ketentuan penulisan max halaman bebas, lembar A4 font size 12 (judul font size 14) Times New Roman spasi 1,5 margins normal. Tema dan judul bebas.

 

tulisan dikirim ke alamat email: rumaishaazlam@gmail.com

CP: 087 871 884 652 (Miftah pspd fkik 2012)

 

sekian yang dapat saya sampaikan, jika ada pertanyaan silakan hubungi kontak di atas

 

menulis kerana Allah

Salam semangat salam TRANSFORMASI

Wassalamu’alaiykum warrahmatullahi wabarakatuh

 

sumber gambar: http://1.bp.blogspot.com/-Tw1gYfo_Xns/TwxLTvfkLTI/AAAAAAAAAVg/56KHgeqvIm0/s320/menulis+karena+Allah.jpg